Ekspansi Sistem Ganjil-Genap Selama ASIAN GAMES 2018

Ganjil-Genap selama asian games

Ganjil-Genap – yang telah diterapkan sejak 30 Agustus 2016 – cukup sukses untuk menurunkan tingkat kemacetan di beberapa jalan protokol DKI-Jakarta. Kini, Pemprov DKI memutuskan untuk mengekspansi wilayah dan waktu sistem ganjil-genap di DKI-Jakarta selama ASIAN GAMES 2018.

Menurut Kepala Dinas Perhubungan DKI-Jakarta, sistem ganjil-genap selama ASIAN GAMES akan lebih lama. Biasanya sistem ganjil-genap dibagi menjadi dua sesi, yakni sesi pagi pada jam 06.00-10.00 WIB dan sesi sore jam 16.00-20.00 WIB, besok saat ASIAN GAMES 2018 (terhitung sejak tanggal 18 Agustus – 2 September 2018), sistem ganjil-genap dibuat menjadi satu sesi, sejak pukul 06.00 sampai 21.00 WIB.

Selain waktu yang diperpanjang menjadi 15 jam dalam sehari, lokasi ganjil-genap juga akan diekspansi ke empat titik, sehingga wilayah yang akan dicakup sistem ganjil-genap seperti berikut.

  1. Jalan Jend. Sudirman – Jalan MH Thamrin.
  2. Jalan S. Parman – Jalan Jend. Gatot Subroto – Jalan MT. Haryono – Jalan DI. Panjaitan – Jalan Ahmad Yani – Simpang Coca Cola/Perintis Kemerdekaan Cempaka Putih.
  3. Arteri Pondok Indah, mulai Simpang Kartini sampai dengan Simpang Kebayoran Baru.
  4. Jalan Rasuna Said, Jaksel.
  5. Jalan Benyamin Sueb, Kemayoran, Jakpus.

Perluasan wilayah dan waktu diadakannya sistem ganjil-genap ini dilakukan karena adanya syarat dari Olympic Council of Asia (OCA) mengenai waktu tempuh kontingen dari wisma atlet menuju venue pertandingan, maksimum 34 menit. Oleh karena itu, Pemprov DKI, Kemenhub, dan Kepolisian merumuskan untuk melakukan hal ini.

Guna mendukung ASIAN GAMES 2018 agar berjalan dengan lancar dan sistem ini dapat diterima oleh masyarakat dalam pelaksanaannya, sosialisasi akan dimulai sejak akhir Juni-Juli 2018 dengan melakukan pemasangan rambu-rambu di wilayah tersebut. Lalu, akan di uji coba selama bulan Juli 2018, dan akan dievaluasi pada awal Agustus 2018.

Sistem ganjil genap ini hanya berlaku untuk kendaraan ber plat Hitam, untuk kendaraan umum yang berplat kuning dan kendraan pemerintah tidak terkena aturan tersebut.

Jadi Jika anda menyewa kendaraan untuk berwisata anda bisa memastikanya terlebih dahulu supaya anda bisa berkeliling jakarta dengan baik. Hiace wisata sendiri memiliki unit toyota hiace yang sudah ber plat kuning jadi dapat dipastikan tidak terkena aturan tersebut.

WhatsApp chat Hi" Ada yang bisa kami Bantu?